Rabu, 01 Oktober 2014

Racun Hewan yang Bermanfaat

Halo Sobat Blogger kita pasti mengenal yang namanya bisa, venom, atau zootoksin (secara harfiah "racun hewan") adalah semua jenis toksin yang yang digunakan oleh beberapa kelompok spesies hewan, untuk keperluan pertahanan dan berburu mangsa.

Bisakah kita membayangkan bahwa racun/bisa yang kita kenal sangat berbahaya bisa bermanfaat bagi kehidupan umat manusia.

Lihatlah dibawah ini, beberapa jenis racun yang dimiliki oleh hewan yang berkhasiat untuk kehidupan manusia.

- Bisa ular
Bisa ular yang dikumpulkan dari peternakan ular sejak lama sudah dipakai sebagai antibisa untuk gigitan ular. Untuk memproduksi antiracun, bisa ular murni diencerkan lalu disuntikkan ke mamalia seperti kambing, domba, kelinci, atau kuda. Setelah disuntikkan, hewan tersebut akan memberi respon imun sehingga para ilmuwan bisa mengumpulkan antibodi yang diproduksi hewan itu untuk membuat antiracun ular.

Membuat obat dari bisa ular sebenarnya hal yang baru. Misalnya, protein disintegron eristostatin yang diekstrak dari bisa ular di Asia, ternyata membantu sistem imun melawan kanker kulit. Penelitian kini difokuskan untuk mengetahui potensi protein ini melawan penyakit parkinson dan penyakit autoimun.

- Tetrodotoxin
Neurotoxin paling kuat, yakni tetrodotoxin (TTT), yang dihasilkan dari ikan buntal diketahui sebagai neurotoxin dengan kandungan racun paling tinggi. Neurotoxin adalah zat beracun yang menargetkan pada sistem saraf. TTX akan menghambat saluran tertentu di otak yang berperan penting dalam sistem saraf.

Penelitian menunjukkan, zat beracun tersebut berpotensi kuat sebagai obat untuk mengatasi nyeri kronik. TTX dalam dosis rendah juga telah dipakai pada manusia dan hewan yang menderita berbagai keluhan nyeri. Studi lanjutan mengenai TTX juga menunjukkan zat ini mungkin dapat mencegah kerusakan otak akibat stroke, menekan rasa sakit pada pasien kanker, dan menghilangkan gejala ketagihan opium.

- Racun Laba-Laba Phoneutria nigriventer
 Awalnya peneliti dari AS dan Brazil menemukan fakta bahwa pria yang penisnya tergigit laba-laba asal Brazil (Phoneutria nigriventer) merasakan kesakitan yang luar biasa tapi penisnya juga mengalami ereksi hingga beberapa jam.Laba-laba paling berbisa asal Brazil (Phoneutria nigriventer) ini sangat banyak ditemukan di daerah Amerika Selatan dan Tengah dan laba-laba ini diketahui sebagai laba-laba paling berbisa di kedua wilayah tersebut Kemudian peneliti mengambil racun yang dikeluarkan dari gigitan laba-laba, mengisolasinya dan memurnikannya menjadi jenis racun Tx2-6 dan diinjeksikan pada tikus yang menderita hipertensi serta erectile dysfunction (ED) dengan dosis tertentu.


Peneliti kemudian mengukur kadar racun Tx2-6 dalam penis tikus ternyata racun tersebut dapat membuat jaringan penile yang ada di penis tikus berkontraksi dan berelaksi. Kandungan nitrit oksida 
 yang berfungsi dalam proses ereksi pun meningkat di bagian penis tersebut.

- Racun Laba-Laba Tarantula
Protein yang ada pada bisa tarantula spesies Chilian rose berpotensi untuk mengatasi penyakit distrofi otot.Pada penderita penyakit ini, serabut ototnya mengalami kerusakan sehingga fungsi ototnya terganggu dan melemah secara progresif namun secara spesifik, protein dari tarantula ini akan membantu memperlambat proses pelemahan sel-sel ototnya.Manfaat bisa tarantula ini ditemukan ilmuwan asal University of Buffalo, Frederick Sachs, PhD. 

Meskipun pengobatan dengan bisa ini belum diujicobakan pada manusia, protein ini telah berhasil membantu tikus yang mengalami distrofi otot memperoleh kekuatannya kembali pada percobaan awal.Setidaknya berdasarkan percobaan yang dilakukan Sachs, protein ini bisa membantu mengatasi kondisi distrofi otot pada manusia maka dapat memperpanjang masa hidup anak-anak seperti JB hingga tahunan.


Dengan demikian, Itulah beberapa jenis hewan yang racun/bisa nya bermanfaat bagi kita manusia.
 Semoga Bermanfaat Dan Terima Kasih....